Saturday, October 18, 2014

selayang pandang dermaku di tanjung boba

Perlahan aku langkahkan kaki menuju mobil yang telah menjemput kami berdua.
Yah,inilah hari penentuan kami,setelah kurang lebih satu jam kami menjalani serangkaian ceremony penyambutan dan pembagian tempat untuk kami mengajar,kami langsung di jemput oleh masing2 kepala sekolah. Haru,senang,sedih,bercampur di raut wajah teman2.Mereka ada yang di tempatkan di kota Bajawa, ada pula yang di tempatkan di desa pelosok Mulukeda. Dua tempat yang bagaikan bumi dan langit.Begitupula dengan diriku dan kawanku yang kebetulan sama2 memiliki nama panggilan yang sama, Siwi.
Kami sama2 ditempatkan di SMP N 2 Golewa, tepatnya di Rotarero,Watusipi,Golewa selatan.
Menurut penuturan dari angkatan terdahulu yang sama2 di tempatkan disana, mereka harus melewati 4 sungai kering dan jalan berbatu yang sangat parah, sehingga acap kali membuat mual para penumpang mobil bemo atau otto. Tidak ada listrik, yah itulah desa kami.Desa Watusipi, berada di paling ujung, dan dekat dengan laut lepas,hanya terlihat tebing2 curam,dan beberapa nelayan lokal yang memiliki kapal2 di pinggir pantai berbatu itu.
u

No comments:

Post a Comment

Followers